Sebelum menyusun Bab 1 dan 2, Anda boleh melakukan tinjauan literatur terstruktur secara manual sehingga identifikasi variabel penelitian dan pembuatan kerangka konseptual akan lebih mudah.
Berikut terlampir format codebook untuk tinjauan literatur terstruktur.
Berikut ini adalah beberapa AI tools yang saya rekomendasikan untuk digunakan mahasiswa melakukan tinjauan literatur.
SciSpace ➡️ AI agent yang bisa digunakan untuk berbagai macam tugas, mulai dari merangkum literatur sampai dengan membuat visualisasi data.
ChatPDF ➡️ Cocok untuk mempelajari satu literatur (dalam 1 file .pdf) secara mendalam dengan bantuan AI agent.
Research Rabbit ➡️ Membantu melihat keterkaitan antara satu artikel/literatur dengan literatur yang lain melalui data sitasi.
ScienceOS ➡️ dapat digunakan untuk mempelajari beberapa dokumen pdf sekaligus secara interaktif. Model sudah difine-tune agar lebih responsif dengan konteks saintifik.
scienceOS - The AI research tool for scientists - Try for free!
Mahasiswa yang ingin melakukan meta studies untuk tugas akhirnya dapat mencermati PRISMA guideline:
…yang berisi checklist, panduan dan contoh flow diagram.
Untuk mencari literatur dalam konteks meta studies, saya sangat menyarankan untuk menggunakan OpenAlex, yang merupakan basis data literatur ilmiah dengan sumber terbuka (open source).
Ada dua strategi yang dapat Anda gunakan untuk mencari literatur untuk meta studies. Anda bisa menggunakan software point-and-click seperti Publish and Perish, atau Anda bisa menggunakan software dengan command language interface (CLI), misalnya dengan R (dengan package openalexr).